Mengenali Jenis Fobia yang Umum, Namun dapat Membuat Kesehatan Mental Buruk

 

Dilansir JawaPos.com dari laman unair.ac.id, fobia dapat dibagi menjadi tiga jenis yaitu fobia sosial, agorafobia dan fobia spesifik.

Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

1. Fobia Sosial

Fobia sosial atau sering disebut dengan gangguan kecemasan sosial merupakan rasa takut berlebihan ketika seseorang berada dalam situasi sosial atau di tempat yang ramai.

Orang dengan fobia sosial sering kali merasa cemas berlebihan dan merasa takut dirinya akan dihina atau dipermalukan oleh orang lain,. Rasa cemas ini membuat penderita menjauhi situasi sosial atau tempat yang ramai orang tak dikenal.

Fobia sosial umumnya disebabkan oleh adanya trauma psikologis di masa kanak-kanak, memiliki pengalaman sosial yang kurang menyenangkan atau orang tersebut mempunyai sifat sangat pemalu.
2. Agorafobia

Jenis fobia ini membuat penderita takut meninggalkan rumah dalam waktu yang lama, serta memiliki ketakutan terhadap tempat yang membuatnya sulit lari atau menyelamatkan diri, misalnya merasa takut saat berada di dalam lift atau mobil.

Penderita agorafobia juga memiliki ketakutan untuk berada sendirian di tengah keramaian. Jenis fobia ini menyebabkan seseorang menghindari tempat atau situasi yang bisa membuat dirinya takut, panik, dan tak berdaya.

3. Fobia Spesifik

Fobia spesifik adalah rasa ketakutan yang luar biasa dan menetap terhadap suatu benda, hewan, situasi, atau aktivitas tertentu.

Jika dirinci lebih jauh, ada beberapa contoh jenis fobia spesifik seperti Hemophobia atau rasa takut berlebihan pada darah, Arachnophobia yaitu ketakutan berlebihan pada hewan laba-laba.

Terdapat juga Claustrophobia atau rasa takut berlebihan pada ruang tertutup dan sempit. Kemudian ada, Trypophobia yakni ketakutan berlebihan pada lubang-lubang.

Fobia spesifik memiliki banyak sekali jenis dan tingkat fobia ini cenderung akan menurun seiring bertambahnya usia. Perempuan biasanya dua kali lebih mungkin memiliki fobia spesifik dibanding dengan laki-laki.

Melansir dari my.clevelandclinic.org, fobia bisa memiliki efek jangka panjang pada kesehatan mental dan fisik, terutama jika penderita sering menemukan atau berhadapan dengan pemicunya.

Kondisi kesehatan mental yang mungkin terjadi pada seseorang dengan fobia parah adalah gangguan kecemasan, gangguan bipolar, gangguan kepribadian, gangguan gejala somatik, hingga gangguan depresi.

Sementara, fobia akut juga bisa menyebabkan kesehatan fisik memburuk seperti penderita bisa mengalami penyakit jantung, penyakit paru obstruktif kronik, penyakit parkinson hingga gejala keseimbangan dan pusing.


Komentar

  1. Bermanfaat sekali infonya

    BalasHapus
  2. Sptnx anakqu masuk ke No.3... dy kalox lihat darah langsung pucat..😟 untung aja sdh mendingan

    BalasHapus
  3. artikel tentang fobia ini benar-benar memberikan wawasan yang menarik! Sangat membantu untuk memahami berbagai jenis fobia dan bagaimana cara mengatasi atau mendukung yang mengalaminya. Informasinya sangat berguna untuk memahami dan membantu keluarga dan teman-teman yang mungkin memiliki pengalaman dengan fobia. Terima kasih atas artikel yang edukatif ini!

    BalasHapus
  4. Terima kasih informasinya 🙏🏻

    BalasHapus
  5. thanks for the infoo 🥰! aku ada trypophobia mungkin masuknya ke fobia khusus kali yaa 🥹🥹

    BalasHapus
  6. Makasih banget jadi nambah wawasan🙏

    BalasHapus
  7. ternyata temen aku argofobia, baru tau namanya... thankss infonya

    BalasHapus
  8. Jadi sarana pengetahuan tambahan nih

    BalasHapus
  9. Baru tau fobia bisa macam2, trims infonya 🥰

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer